Tampilkan postingan dengan label Fujitsu PH521. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fujitsu PH521. Tampilkan semua postingan

Senin, Mei 18, 2015

Video Driver dan High CPU Temperature

Temperatur CPU yang tinggi dapat diakibatkan oleh beberapa sebab. Tapi yang ane bahas kali ini adalah kejadian yang terjadi di laptop Fujitsu PH521. Penyebabnya adalah video driver yang menggunakan driver standar. Dalam laptop tersebut hardware yang terpasang adalah AMD Radeon.

Permasalahan tersebut dapat ditangani dengan menginstall video driver untuk AMD Radeon:

sudo apt-get install fglrx

Dulu, sebelum install fglrx, temperatur rata-rata 80C - 90C. Sekarang rata-rata 65C-80C. Screenshot laptop ph521 yang menunjukkan (dari kiri ke kanan) temperatur CPU dan load average selama 1 menit, sebagai berikut:


Permasalahan ini telah terjadi dari akhir bulan Februari 2015 dan baru ketemu solusinya minggu kemaren, pertengahan Mei 2105. Posting ini dibuat seminggu setelah instalasi video driver untuk melihat konsistensi efek video driver terhadap temperatur CPU.

Minggu, November 04, 2012

Booting UEFI di Fujitsu PH521 dan Ubuntu 12.04

Fujitsu PH521 menggunakan UEFI untuk booting. UEFI adalah standar yang mendefinisikan interface software yang dijalankan setelah sistem dihidupkan ("powered on") tetapi sebelum masuk ke operating system. Perbedaannya dengan BIOS adalah BIOS mendefinisikan POST (Power On Self Test) dan Setup, UEFI tidak mendefinisikannya. Dan tidak semua sistem menggunakan BIOS, UEFI dapat diimplementasikan dengan atau tanpa BIOS.

Salah satu kendala yang dihadapi dalam implementasi UEFI adalah tidak semua sistem sudah mendukung standar ini. Solusi yang dijelaskan dalam artikel ini adalah menggunakan implementasi yang sudah ada dan lebih stabil, yaitu: penggunaan MSDOS partition table untuk menggantikan GPT (GUID Patition Table) dan penggunaan GRUB-PC untuk menggantikan GRUB2 yang telah berusaha memberikan dukungan terhadap UEFI.
  1. MSDOS Partition Table
    Fujitsu PH521 menggunakan GPT, untuk mengubah partition table menjadi MSDOS, ada beberapa alternatif:
    1. GParted
      Gparted tersedia dalam hampir setiap distribusi Ubuntu. Alternatif ini dapat diambil dalam hal harddisk yang digunakan benar-benar kosong atau data dalam harddisk telah di-backup. Dengan cara ini semua data yang ada dalam harddisk akan dihapus. Cara ini dapat dilakukan melalui menu Device -> Create Partition Table -> pilih MSDOS -> kemudian ikuti langkah selanjutnya.
    2. GDisk
      GDisk dapat mengkonversi GPT menjadi MSDOS. Untuk melakukan instalasi di Ubuntu cukup dengan perintah:
      sudo apt-get install gdisk
    Setelah langkah satu dilakukan hasilnya dapat dilihat dengan menggunakan GParted lewat menu View -> Device Information.
  2. GRUB-PC
    Instalasi GRUB-PC memakan waktu yang cukup lama di Ubuntu 12.04 karena Ubuntu 12.04 secara default menggunakan GRUB2. Pekerjaan tersebut dapat dilakukan secara semi-otomatis dengan menggunakan Boot Repair. Boot Repair pada dasarnya tidak melakukan perbaikan sendiri secara otomatis namun memberikan usulan langkah yang perlu dilakukan, pengguna akan menentukan apakah perintah tersebut dijalankan atau tidak.
    Cara instalasinya dapat dilihat pada halaman wiki Boot Repair di website komunitas ubuntu.